Tampilkan postingan dengan label pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengetahuan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Mei 2013

GERHANA MATAHARI BESOK TANGGAL 10 MEI 2013 PALING JELAS TERLIHAT DARI KOTA MERAUKE

Saya kira sudah banyak yang tahu bahwa tanggal 10 Mei 2012 besok akan terjadi Gerhana Matahari Cincin. Dari Indonesia, ternyata tempat yang paling oke untuk menikmati gerhana tersebut adalah dari Kota Merauke. Matahari akan nampak paling redup se-Indonesia dan akan nampak seperti “Bulan sabit” dari kota Merauke.
Sedikit teori dulu, :))… sebagaimana pelajaran SD dahulu, Gerhana Matahari cincin terjadi karena sinar Matahari tertutupi sebagian oleh Bulan tepat dibagian tengahnya ketika Bumi-Bulan-Matahari segaris. Mengapa tidak tertutup semuanya?, karena pada masa tertentu jarak antara Bulan dengan Bumi agak menjauh, maka pada saat itu piringan Bulan seolah-olah sedikit mengecil. Kombinasi dari jarak Bumi-Bulan-Matahari, alhasil, piringan Bulan menjadi terlihat lebih kecil dari piringan Matahari. Dan ketika Bumi-Bulan-Matahari segaris, maka terjadilah Gerhana Matahari cincin.
Namun tunggu dulu, lintasan gerhana ini sebenarnya tidak akan melewati Indonesia (Gambar 1). Maka, Gerhana tersebut hanya akan tampak sebagai Gerhana Matahari sebagian (gerhana parsial, bukan gerhana cincin) bila dilihat dari Indonesia. Gerhana Matahari parsial tersebut akan mulai terlihat saat Matahari terbit dari sebagian kota di Indonesia.
Saat baru terbit, dan Matahari masih kemerahan (tidak menyilaukan), gerhana aman dilihat dengan mata telanjang. Bila Matahari sudah meninggi (menyilaukan) seiring dengan proses berjalannya gerhana, maka harus menggunakan alat bantu kaca gelap agar tidak merusak mata. Matahari dan Bulan sama2 terbit dari Timur dan bergerak ke Barat. Dalam gerak semu tiap hari tersebut, Matahari sedikit lebih cepat dari pada Bulan. Jadi dalam hal gerhana ini seolah-olah Matahari menyalip Bulan. Pada awal gerhana, Bulan berada diatas Matahari dan pada akhir gerhana, Bulan berada dibawah Matahari.
13679518931334882230

Senin, 06 Mei 2013

BENTROK DENGAN WARGA GODONG, SUPORTER PSIS 6 ORANG TEWAS

13677801341788983614
Godong mencekam
Grobogan, 5/5/13 menjadi hari bersejarah bagi warga Grobogan, di hari tersebut merupakan pertandingan liga sepak bola antara Persipur dengan PSIS di stadiun Purwodadi dengan Scor ( 0 – 0 ). Awal berangkat ke stadiun purwodadi suporter PSIS kurang lebih 3 truk sudah membuat olah, mereka menjarah semangka hingga penjualnya tidak berdaya di desa Klampok Godong. mereka juga menjarah Alfa mart dan toko, merusak Puskesmas, melempari rumah warga dengan batu bahkan POM bensin Godong ikut rusak juga.

Senin, 29 April 2013

AWAN BERDOA DI PEMAKAMAN UJE: TANDA DARI ALLAH ATAU HOAX ?


Foto awan berdoa beberapa saat setelah jenazah Ustad Jefry Al Buchori dimakamkan, sempat bikin geger dunia maya. Beredarnya foto awan yang menyerupai orang berdoa dengan tangan menengadah. Foto itu diklaim muncul di tempat pemakaman Uje. Namun, banyak juga yang menyebut foto itu tidak asli; alias sudah muncul beberapa hari sebelumnya. Apa yang sebenarnya terjadi?

MAKALAH SEDIAAN EMULSI

BAB I
PENDAHULUAN
Sistem koloid banyak digunakan pada kehidupan sehari-hari, terutama dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini disebabkan sifat karakteristik koloid yang penting, yaitu dapat digunakan untuk mencampur zat-zat yang tidak dapat saling melarutkan secara homogen dan bersifat stabil untuk produksi dalam skala besar.Salah satu sistem koloid yang ada dalam kehidupan sehari – hari dan dalam industri adalah jenis emulsi.

MAKALAH KONSEP DASAR EVALUASI BELAJAR DAN PEMBELAJARAN





BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Evaluasi merupakan bagian integral dari seluruh proses penggunaan media pembelajaran. Evaluasi merupakan suatu tahap yang mesti dilewati/ dilakukan. Ia adalah proses penentuan kesesuaian pembelajaran dan belajar (Seel dan Richey, 1994: 138).
Kalau belajar diartikan sebagai proses interaksi dengan lingkungan sehingga terjadi perubahan tingkah laku pengetahauan (kognitif), ketrampilan (prikomotorik) atau sikap (afektif) maka belajar tidak harus dipersyaratkan dengan adanya guru yang mengajar. Interaksi dengan media (sebagai salah satu lingkungan belajar) dapat menjadi sumber belajar bagi siapa saja (Sadiman, dkk, 2007:1-3). Dan penilaian atau evaluasi media pembelajaran bertujuan untuk melihat apakah penggunaan media itu bisa membentuk atau mempengaruhi tingkah laku pebelejar atau tidak.

MAKALAH PROTEIN

 
BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Protein (protos yang berarti ”paling utama”) adalah senyawa organik kompleks yang mempunyai bobot molekul tinggi yang merupakan polimer dari monomer-monomer asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida. Peptida dan protein merupakan polimer kondensasi asam amino dengan penghilangan unsur air dari gugus amino dan gugus karboksil.
Jika bobot molekul senyawa lebih kecil dari 6.000, biasanya digolongkan sebagai polipeptida. Proetin banyak terkandung di dalam makanan yang sering dikonsumsi oleh manusia. Seperti pada tempe, tahu, ikan dan lain sebagainya. Secara umum, sumber dari protein adalah dari sumber nabati dan hewani. Protein sangat penting bagi kehidupan organisme pada umumnya, karena ia berfungsi untuk memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan suplai nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Maka, penting bagi kita untuk mengetahui tentang protein dan hal-hal yang berkaitan dengannya. Protein merupakan salah satu dari biomolekul raksasa selain polisakarida, lipid dan polinukleotida yang merupakan penyusun utama makhluk hidup.

MAKALAH MASAYARAKAT MADANI


BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Masyarakat madani(civil society) sudah sejak awal tahun 1990an menjadi perbincangan dikalangan para ilmuwan di Indonesia .Masyarkat madani merupakan elemen penting dalam demokrasi ,meskipun praktek demokrasi di Indonesia belum sepenuhnya berjalan dengan mestinya,pembangunan masyarakat madani menjadi perhatian tidak saja di kalangancendekiawan tetapi pemerintah dan masyarakat (terdidik) yang lebih luas,yangsemakin menyadari pentingnya masyarakatmadani dalam rangka mewujudkan system politik dan ekonomi serta budaya yang lebih demokratis.

MAKALAH REPRODUKSI SEL (MITOSIS DAN MEIOSIS)



MAKALAH
REPRODUKSI SEL
(MITOSIS DAN MEIOSIS)


KATA PENGANTAR


Puji dan syukur yang tak terhingga penulis panjatkan kehadirat Illahi Rabbi, atas berkah, rahmat, karunia dan hidayah-Nya akhirnya penulis dapat menyelesaikan makalah  ini.
Adapun tujuan disusunnya makalah ini ialah sebagai salah satu agenda kegiatan akademis yang harus ditempuh oleh setiap mahasiswa/mahasiswi dalam menyelesaikan studi di tingkat perkuliahan semester I (Pertama), adapun judul yang penulis buat didalam makalah  ini adalah mengenai  REPRODUKSI SEL”.
Dalam proses penyusunan makalah ini, penulis banyak mendapatkan bantuan, dukungan, serta do’a dari berbagai pihak, oleh karena itu izinkanlah didalam kesempatan ini penulis menghaturkan terima kasih dengan penuh rasa hormat serta dengan segala ketulusan hati kepada:
1.       Kedua orang tua, atas curahan kasih sayang yang tiada henti, yang senantiasa mendukung secara moril & materiil serta yang selalu mendo’akan penulis didalam menempuh pendidikan ini.
2.       Bapak Rudi Pramadi,  selaku guru mata kuliah Biologi yang dengan segala keikhlasannya telah memberikan bimbingan, arahan, serta nasehat kepada penulis hingga terselesaikannya makalah  ini

MAKALAH PENYELESAIAN SENGKETA INTERNASIONAL

 
BAB I
PENDAHULUAN

1.1    LATAR BELAKANG
Dalam suatu hubungan hukum yang terjadi antara para pihak tidak selalu berjalan dengan lancar, namun adakalanya timbul ketidak serasian yang kemudian menimbulkan sengketa diantara para pihak tersebut. Dalam hal terjadi sengketa inilah diperlukan suatu usaha untuk menyelesaikan sengketa tersebut secara damai
Salah satu penyelesaian sengketa internasional secara damai yaitu melaluikonsiliasi (Conciliation) adalah suatu bentuk penyelesaian sengketa di mana pihak ketiga mengupayakan pertemuan diantar pihak-pihak yang bersengketa untuk mencapai perdamaian. Pihak ketiga sebagai konsiliator tidak harus duduk bersamadalam perundingan dengan para pihak yang bersengketa akan tetapi lebih mengarah pada hal berupa mengupayakan agar para pihak mau bertemu untuk berunding dalam rangka mencapai perdamaian dan menyediakan fasilitas dan pelayanan demilancarnya perundingan. Dalam hal ini penulis ingin memberi pengertian lebih mendalam mengenai konsiliasi ini.

MAKALAH ASEAN

BAB I
PENDAHULUAN
1.1.           Latar Belakang Masalah
Adakalanya  tingkah  laku  binatang  menjadi  inspirasi  bagi  manusia. Bahkan, binatang  yang  kecil  sekalipun, seperti  semut. Suatu  waktu  kamu  pasti  pernah  melihat  sekelompok  semut  mampu  mengangkut  benda  yang  besar. Jika  hanya  seekor  semut  yang  mengangkut  benda  itu, pasti  tidak  kuat. Kejadian  itu  menjadi  contoh  bagi  orang, masyarakat, bahkan  negara. Inti  kejadian  tersebut  adalah  kegotongroyongan, kebersamaan, atau  menjalin  kerja  sama. Sebuah  negara  kecil  dapat  menjadi  kuat  bila  saling  bekerja  sama  dengan  negara-negara  kecil  lainnya. Contoh  yang  lebih  nyata  adalah  negara-negara  Asia  Tenggara.

MAKALAH PERSERIKATAN BANGSA-BANGSA


MAKALAH PERSERIKATAN BANGSA-BANGSA


BAB I
PENDAHULUAN


1.1         Latar Belakang
          Perserikatan Bangsa-bangsa didirikan di San Francisco pada 24 Oktober 1945 setelah Konferensi Dumbarton Oaks di Washington, DC, namun Sidang Umum yang pertama - dihadiri wakil dari 51 negara - baru berlangsung pada 10 Januari 1946 (di Church House, London). Dari 1919 hingga 1946, terdapat sebuah organisasi yang mirip, bernama Liga Bangsa-Bangsa, yang bisa dianggap sebagai pendahulu PBB.
          Sejak didirikan pada tahun 1945 hingga 2011, sudah ada 193 negara yang bergabung menjadi anggota PBB, termasuk semua negara yang menyatakan kemerdekaannya masing-masing dan diakui kedaulatannya secara internasional, kecuali Vatikan. Selain negara anggota, beberapa organisasi internasional dan organisasi antar-negara mendapat tempat sebagai pengamat permanen yang mempunyai kantor di Markas Besar PBB, dan ada juga yang hanya berstatus sebagai pengamat. Palestina dan Vatikan adalah negara bukan anggota (non-member states) dan termasuk pengamat permanen (Tahta Suci mempunyai wakil permanen di PBB, sedangkan Palestina mempunyai kantor permanen di PBB)

MAKALAH TEORI POSITIVISME DAN TEORI HUKUM MURNI


BAB I
PENDAHULUAN
1.1         Latar Belakang
          Tumbuhnya berbagai aliran dalam filsafat hukum menunjukkan pergulatan pemikiran yang tidak henti-hentinya dalam lapangan ilmu hukum. Apabila pada masa lalu, filsafat merupakan produk sampingan dari para filsuf, dewasa ini kedudukannya tidak lagi demikian karena masalah-masalah filsafat hukum telah menjadi bahan kajian tersendiri dara para ahli hukum.
          Teori ilmu hukum juga bertujuan untuk menjelaskan kejadian-kejadian dalam bidang hukum dan mencoba untuk memberikan penilaian. Menurut Radburch tugas dari teori hukum adalah membikin jelas nilai-nilai oleh postulat-postulat hukum sampai kepada dasar-dasar filsafat yang paling dalam.

MAKALAH UNDANG-UNDANG DASAR DAN KONSTITUSI



BAB I
PENDAHULUAN


1.1         Latar Belakang
          Pengertian konstitusi, dalam praktik dapat berarti lebih luas dari pada UUD, tetapi ada juga yang menyamakan dengan pengertian UUD. Bagi para sarjana ilmu politik istilah constitutin merupakan sesuatu yang lebih luas, yaitu keseluruhan dari peraturan-perturan baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis yang mengatur secara mengikat cara bagaimana suatu pemerintahan diselenggarakan dalam suatu masyarakat.
          Undang-Undang Dasar adalah hukum dasar tertulis yang menjadi dasar semua undang-undang dan peraturan lain dalam suatu negara yang mengatur bentuk, sistem pemerintahan, pembagian kekuasaan, wewenang badan-badan pemerintahan,dll.

MAKALAH HUBUNGAN ANTARA PANCASILA DENGAN UUD 1945 DAN AMANDEMENNYA



BAB I
PENDAHULUAN


1.1     Latar Belakang
          Desakan untuk mengubah UUD 1945 semakin menguat selama masa kemelut politik dan krisis kepercayaan yang meledak karena dipicu oleh krisis moneter tahun 1997. Luas dan dalamnya krisis yang terjadi waktu itu telah lebih menampakkan kelemahan sistemik UUD 1945 yang asli, yang telah menyebabkannya tidak mampu memberi jalan keluar mengatasi keadaan. Pada dasarnya, ketidakmampuan itu bukanlah sekedar karena kesalahan kebijakan Pemerintah dan ketidakmampuan Presiden serta pejabat pemerintahan lainnya atau karena kurangnya “semangat para penyelenggara negara” waktu itu. Pemerintahan masa itu tidak mempunyai satu faktor penting untuk dapat mengatasi keadaan, yakni tidak adanya dukungan dan kepercayaan masyarakat luas.

Sabtu, 27 April 2013

MAKALAH GINEKOLOGI PROLAPSUS UTERI

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Prolapsus uteri adalah pergeseran letak uterus ke bawah sehingga serviks berada di dalam orifisium vagina ( prolapsus derajat 1 ), serviks berada di luar orifisium (prolapses derajat 2 ), atau seluruh uterus berada di luar orifisium.
Prolapsus uteri disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya karena kelemahan jaringan ikat di rongga panggul, perlukaan jalan lahir. Menopause juga faktor pemicu terjadinya prolapsus uteri. Pada prolapsus uteri gejala sangat berbeda-beda dan bersifat individual. Kadang kala penderita dengan prolaps yang sangat berat tidak mempunyai keluhan apapun, sebaliknya penderita lain dengan prolaps ringan mempunyai banyak keluhan.

MAKALAH NGLESTANTUNAKEN BASA JAWI SUPADOS LANGKUNG NGREMBOKO ING JAMAN MODERN




BAB I
PAMBUKA
Sakmenika basa Jawi kapetang basa ingkang lumayan kathah dipunengge dening warga ndonya. Miturut petunganipun, basa Jawi ngenggeni urutan 20. Kawontenan menika kedah dipunjagi lan, menawi saget, derajat ingkang sampun dipungayuh menika dipunjunjung langkung inggil malih.
Kathahing panganggep bilih para wiranom (generasi muda) basa Jawinipun risak, kaco, ngawur lan kathah sebutan sanesipun.Kangge nanggulangi bab menika, para guru perlu ningkataken wawasan lan kaprigelanipun lan pamarintah - Depdiknas - perlu nggatosaken bab menika kanthi ngawasi lan tansah mbimbing para guru basa Jawi, murih lestari lan ngrembakaing basa lan budaya Jawi.
Pindhanipun satunggaling wewangunan, saderengipun damel cagak temtu masang pondasi langkung rumiyin. Menawi pondhasinipun kukuh lan bakuh, temtu cagak dalah sedaya wewangunan wau saget ngadeg jejeg kukuh lan santosa. Pondhasi tumrap ngrembaka lan lesatrining Basa Jawi inggih menika Pamulangan Basa Jawi ingkang leres.

MAKALAH PURWAKA




BAB I
PURWAKA


1.1  Latar Belakang
Karya sastra Jawa iku mesthi wae duweni unsur – unsure estetik kang mangun karya sastra iku. Banjur apa wae unsur – unsur estetik kang mangun karya sastra Jawa iku ?. Yen dipriksani  karya sastra Jawa awujud  gancaran utawa puisi iku akeh – akehe nggunakake unsure –unsur estetik supaya tambah endah lan moncer ukarane lan yen ing geguritan utawa ing tembang  mesthi wae nggampangake anggone ngapalake.
unsur – unsur karya sastra Jawa iku akeh banget umpamane : Purwakanthi, pepindhan, sanepa, isbat, paribasan, bebasan, saloka, candra, pralambang, basa blenderan, basa prenesan (hiasan) lan basa rinengga, kabeh mau biyasane kadhapuk neng Bagunan Basa. Nanging unsur – unsur estetik mau ora bisa dirembug kabeh ing makalah iki, ing makalah iki mung telu kang unsur kang arep dirembug, yaiku Purwakanthi, pepindhan, lan paribasan. Saka telung unsur iku kapantha - pantha manut jinising :

MAKALAH AGAMA ISLAM TENTANG ZINA

BAB I
PENDAHULUAN
Agama Islam adalah suatu sistem nilai yang paling mapan dalam sejarah agama di dunia. Dalam menjalani kandungan ajaran tersebut maka Allah SWT telah menjanjikan dua hal sebagai balasan atas apapun yang menjadi tindakan umat manusia. Pahala (balasan baik) adalah bagi mereka yang beramal shalih. Dan dosa (balasan buruk) akan berbuah siksa bagi mereka yang melakukan tindak kemaksiatan. Kedua konsekuensi tersebut adalah bukti bagi ke-Maha Adilan Allah SWT .
Bagi umat Islam setidaknya terdapat sepuluh aktivitas yang menjadi larangan utama. Adapun balasan bagi semua dosa hanyalah satu, yaitu siksa yang sangat pedih. Neraka adalah suatu lembah isolasi bagi mereka yang berdosa di dalam hidupnya. Neraka adalah mimpi buruk bagi setiap manusia yang berlumuran dosa. Dan mereka abadi didalamnya.

MAKALAH ASKEB NEONATUS, BAYI DAN BALITA Dengan BBLR



BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
    Bayi lahir dengan bayi berat lahir rendah (BBLR) merupakan salah satu factor resiko yang mempunyai kontribusi terhadap kematian bayi khususnya pada masa perinatal. Selain itu bayi berat lahir rendah dapat mengalami gangguan mental dan fisik pada usia tumbuh kembang selanjutnya, sehingga membutahkan biaya perawatan yang tinggi.
    Bayi berat lahir rendah (BBLR) adalah salah satu hasil dari ibu hamil yang menderita energy kronis dan akan mempunyai status gizi buruk. BBLR berkaitan dengan tingginya angka kematian bayi dan balita, juga dapat berdampak serius pada kualitas generasi mendatang, yaitu akan memperlambat pertumbuhan dan perkambangan anak, serta berpengaruh pada penurunan kecerdasan.

MAKALAH STRATEGI PELAYANAN KEBIDANAN KOMUNITAS DAN TUGAS & TANGGUNG JAWAB BIDAN

BAB I
PENDAHULUAN
A.     LATAR BELAKANG
Bidan komunitas adalah bidan yang bekerja melayani keluarga dan masyarakat di wilayah tertentu. Kebidanan komunitas adalah bagian dari kebidanan yang berupa serangkaian ilmu dan keterampilan untuk memberikan pelayanan kebidanan pada ibu dan anak yang berada dalam masyarakat di wilayah tertentu. Sasaran kebidanan komunitas adalah ibu dan anak balita yang berada di dalam keluarga dan masyarakat .Bidan memandang pasiennya sebagai makhluk sosial yang memiliki budaya tertentu dan dipengaruhi oleh kondisi ekonomi ,politik, sosial, budaya dan lingkungan sekitarnya
Setiap petugas kesehatan yang bekerja dimasyarakat perlu memahami masyarakat yang di layaninya ,baik keadaan budaya maupun tradisi setempat sangat menentukan pendekatan yang di tempuh. Pendekatan yang akan digunakan oleh bidan harus memperhatikan strategi pelayanan kebidanan dan tugas dan tanggung jawab bidan agar masyarakat mau membuka hatinya untuk bekerja sama dengan bidan sehingga tercipta pelayanan kesehatan yang bermutu di masyarakat.